Setelah 2x mengikuti training dan membaca buku Bapak Jamil Azzaini. Saya sangat terkesan dan termotivasi. Terutama mengenai bahasan konsep proposal hidup. Sebuah konsep yg bukan hanya menawarkan mimpi2 untuk sukses di dunia tetapi juga bisa menjadi mulia dimata Tuhan.
Terngiang-ngiang dipikiran saya perkataan beliau, ” Bagaimana mungkin kehidupan kita yg akan dijalani bertahun2 tidak direncanakan secara baik(baca:proposal hidup)?” Sedangkan untuk acara 17-an(baca:1 hari) kita perlu merencanakan dengan membuat proposal. Disinilah yang membuat saya tertarik. Karena di dalam proposal hidup yang dijelaskan beliau kita tidak hanya disuruh memikirkan mimpi di dunia saja namun juga memikirkan bagamana kita menjadi mulia disisi Tuhan.
Tidak seperti beberapa buku psikologi modern yg telah saya baca. Banyak dari buku2 tersebut yang memang menjual cara2 bermimpi, namun mimpi2 tersebut hanya bersifat keduniaan. Dan tidak memikirkan bagaimana kita menjadi lebih mulia disisi Tuhan. Sebagai contoh beliau menceritakan pengalaman bapak angkatnya yg berkarir dari OB(Office Boy) kemudian dengan gigihnya dapat masuk ke dalam ‘top manajemen’. Namun bukan sampai disitu saja, karena bapak angkat beliau jg telah merawat anak-anak terlantar di rumahnya. Disini menggambarkan selain menjadi sukses didunia tetapi dapat menjadi mulia berkat menolong orang lain. Sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan nilai seseorang di sisi Tuhan(baca:pahala). Maka kelak kata beliau kelak bila kia menghadap ke Sang Khalik, tentunya ada sisi “bargaining”(baca:modal) untuk meminta surga
.
Namun, saya berpikir bagaimanakah bila Tuhan berkendak lain terhadap mimpi2 kita. Sebagian dari kita mingkin akan kecewa. Karena sebagian berfikir kemanakah usaha yang telah kita lakukan selama ini? Apakah akan sia2? Disini yang menarik, beliau ‘menawarkan’ konsep tabungan energi. Dengan konsep ini, usaha2 kita yg positif akan masuk ke dalam tabungan energi kita. Dan kelak akan dicairkan oleh Tuhan menjadi apa yg kita inginkan.
Begitulah sedikit sharing cerita mengenai konsep proposal hidup yg telah saya dengar, mudah2an dapat bermanfaat. Memang saya pikir tidaklah mudah untuk membuat proposal hidup, terutama menjalankannya. Saya baru mencoba membuat untuk 3 bulan kedepan. Mudah2an berhasil

comments